tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 52 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 151 |
![]() | bulan ini | 688 |
![]() | total | 36829 |
renungan
database
galery foto
waktu
| Allah yang kita kenal |
|
|
|
|
Pelayan Firman : Pdt. Yohanes Limuria Seringkali kita mendengar kalimat 'tak kenal maka tak sayang', ini pernah dialami oleh orang orang yang ada di Athena,Yunani. Mereka menyembah Allah yang tidak di kenal. Saat itu Paulus sedang berjalan jalan dan ia melihat ada prasasti dan dibawahnya ada tertulis ' kami persembahkan kepada Allah yang tidak kami kenal'. Saat itu di Yunani ada banyak dewa - dewa dan suatu kali terjadi wabah penyakit sehingga membuat orang menjadi takut dan panik. Orang orang Yunani saat itu berpikir bahwa ini terjadi karena dewa - dewa yang mereka sembah murka. Lalu mereka membangun altar penyembahan agar wabah penyakit itu berhenti. Ketika mereka mulai membangun patung semua dewa, ternyata wabah penyakit tersebut tetap tidak berhenti. Lalu mereka membuat satu altar / mezbah dan ditulis ' kepada Allah yang tidak kami kenal ' dan ternyata wabah itu berhenti. Ketika Paulus melihat altar itu, Paulus mengatakan bahwa Allah yang telah menjadikan langit dan bumi dan segala isinya, Ia yang adalah Tuhan atas langit dan bumi tidak diam di dalam kuil kuil buatan tangan manusia. Paulus memakai istilah Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Dia berkuasa atas segala galanya. Dia juga berkuasa atas hidup kita. Kalau kita sudah mengenal Allah, tak usah lagi kita mencari allah lain yang ada di dunia ini. Ada orang yang tidak sabar untuk menanti jawaban Tuhan dan ia malah mencari allah lain sehingga ia malah mendapat kesusahan dan kepahitan. Kita kenal Allah sesungguhnya yaitu Tuhan Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit pada hari yang ketiga untuk menebus dosa dosa kita. Ada beberapa sifat Allah yang kita kenal diantaranya (Yeremia 9 :24 ):
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |



























Firman Tuhan : Kisah Para Rasul 17 : 22 - 25