tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 52 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 151 |
![]() | bulan ini | 688 |
![]() | total | 36829 |
renungan
database
galery foto
waktu
| Percaya kepada Allah |
|
|
|
|
Pelayan Firman : Pdt. Elisa Batasina Dalam bacaan kita yang singkat ini, Yohanes 11:35 Maka menangislah Yesus. Mengapa Yesus harus menangis ? Ternyata Yesus saat itu sedang berada dalam acara perkabungan atas meninggalnya Lazarus. Tetapi Yesus tidak menangis karena Lazarus, tetapi Yesus menangis melihat ketidakpercayaan Maria yang tersungkur di kaki Yesus. Maria sebelumnya adalah orang yang menyembah dan memuji Tuhan tetapi ketika ia mengalami pergumulan berat, ia menjadi lemah. maria dulunya seorang pendoa, tetapi kini ia mengalami krisis ketidakpercayaan. Membuat hati Yesus tersenyum dan senang kepada kita, maka kita harus percaya kepada kekuatan dan kuasa Tuhan. Percaya bukan asal percaya, tetapi percaya memiliki makna yang khusus. Dalam bahasa Yunani, percaya berarti : 1. Phi shis, yang artinya setia kepada pengajaran Firman Allah. Hendaklah kita setia sampai mati maka Tuhan menyediakan mahkota kehidupan. 2. Pis Teu, artinya punya suatu landasan yang benar di dalam Tuhan. Tidak mudah dipengaruhi oleh ajaran lain. Dasar yang ada yaitu batu karang yang teguh yaitu Yesus Kristus. 3. Krip pa trik, atau mantap dalam kesetiaan. Menjadi anak anak Tuhan harus memiliki percaya yang mantap di dalam Tuhan. Bila kita percaya, maka gunung persoalan kita pasti akan pindah dari kita.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |



























Firman Tuhan : Yohanes 11 : 35