tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 52 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 151 |
![]() | bulan ini | 688 |
![]() | total | 36829 |
renungan
database
galery foto
waktu
| Perjanjian Tetap |
|
|
|
|
Firman Tuhan : Ulangan 30 : 19 -20 Pelayan Firman : Pdt. Daniel Afri Ketika kita memutuskan untuk berjalan bersama dengan Tuhan, kita terikat dengan perjanjian bersama Tuhan. Hidup ini dipenuhi dengan perjanjian. Indonesia bekerja sama dengan negara lain memerlukan perjanjian kesepakatan yang sering disebut dengan MOU ( Memorandum Of Understanding ). Suami istri sebelum memutuskan untuk hidup bersama, ada perjanjian pernikahan. Pada bacaan kita di ayat 19, " Aku memanggil langit dan bumi untuk menjadi saksi..". Saksi kita ialah langit dan bumi. Saksi diperlukan untuk memperkuat perjanjian. Isi perjanjian :
syarat agar kita menerima berkat kehidupan ( ayat 20 ) ialah : 1. Mengasihi Tuhan Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, akal budi, dan dengan segenap kekuatan. mengasihi Tuhan maka tidak ada bentrok, hidup menjadi tenang dan damai. Banyak anak Tuhan tidak mengalami terobosan dalam hidup karena tidak menjaga mulut dari perkataan yang putus asa dan kecewa. Perkatakanlah hal yang positif. Yohanes 14 : 15 " Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku." 2. Mendengar suara Tuhan 3. berpaut kepada Tuhan dalam perjanjian memerlukan materai. di perjanjian lama, materai yang digunakan adalah darah dari korban bakaran keluaran 24 : 8, " Kemudian Musa mengambil darah itu dan menyiramkannya pada bangsa itu serta berkata: Inilah darah perjanjian yang diadakan Tuhan dengan kamu, berdasarkan segala firman ini." di perjanjian baru, materai yang digunakan ialah tubuh dan darah Yesus. 1 Korintus 11 : 25 " Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!"
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |



























Ibadah minggu pagi,28 September 2008