tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 57 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 156 |
![]() | bulan ini | 693 |
![]() | total | 36833 |
renungan
database
galery foto
waktu
| Karya Penyelamatan Allah |
|
|
|
|
Pelayan Firman : Pdt. Rasgo Porayouw “Ia telah dipilih jauh sebelum langit dan bumi ada.” Itu menunjukkan bahwa sebelum langit dan bumi ada, segala sesuatu ada, rupanya terjadi sesuatu yaitu Allah memilih Yesus sebelum sesuatu ada. Allah menciptakan langit dan bumi beserta isinya karena Allah ingin membuat sebuah kerajaan. Allah ciptakan langit dan bumi, malaikat, manusia tujuannya untuk mengisi kerajaan-Nya.
Bumi ini pada mulanya merupakan bagian dari kerajaan Allah. Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, bumi ini dibuang dan diambil oleh setan sehingga bumi ini menjadi kerajaan setan. Bukti bahwa bumi ini milik setan terungkap ketika Yesus dicobai di padang gurun dan iblis berkata kepada Yesus bahwa ia akan memberi semua yang ada di bumi ini bila Yesus mau menyembah iblis. Menurut rencana Allah, Yesus dipilih sebagai Raja setelah berakhirnya hari ke-7. tetapi ketika manusia jatuh ke dalam dosa, maka pernyataan Yesus sebagai Raja ditunda hingga ditiupnya sangkakala yang ketujuh. Kenapa di tunda ? karena Ia harus melakukan penebusan dosa terlebih dahulu. Bila manusia tidak berbuat dosa, maka penebusan dosa tidak diperlukan. Itulah sebabnya pernyataan bahwa Dia sebagai Raja ditunda hingga kedatangan-Nya yang kedua kali. Tetapi Saudara, muncul pertanyaan mengapa untuk menebus dosa manusia harus melalui kematian-Nya ? Bukankah Dia Allah yang maha kuasa ? keselamatan seperti apakah yang Yesus lakukan ? Kejadian 3 : 15 setelah manusia jatuh ke dalam dosa, Allah menurunkan nubuat-Nya. Perlu kita ketahui bahwa Allah harus menegakkan hukum. Allah sayang dan mengasihi kepada manusia tetapi Allah harus menegakkan hukum. Karena Adam dan Hawa telah melanggar hukum-Nya maka Ia harus menjatuhkan sanksi hukum. Sanksi hukum-Nya ialah kematian. Setelah Allah menjatuhkan sanksi hukum itu, maka Allah menurunkan nubuat ini. Tidak ada kekuasaan di dunia ini yang bisa membatalkan kematian. Tetapi karena Allah cinta manusia maka Ia menurunkan nubuat ini (kejadian 3:15). “ Akan ada seseorang yang akan menghancurkan kepala ular. “ Pada zaman Abraham, orang itu akan datang dalam keturunan Abraham. Pada zaman Yakub, Allah mempertegas nubuat ini. Orang itu akan datang dari suku Yehuda. Pada zaman Raja Daud, Allah mempertegas orang itu bahwa Ia akan datang dari keturunan Daud. Pada zaman Nabi Mikha, Allah pertegas lagi orang itu bahwa Ia akan lahir di Betlehem. Orang itu ialah YESUS. Walaupun Allah maha kuasa, tetapi Ia tidak sembarangan menggunakan kemahakuasaan-Nya. Seperti Presiden, walaupun mempunyai hak grasi dan amnesty, presiden pun tidak sembarangan menggunakan haknya. Yesus datang untuk menghancurkan “kepala ular”. Apa yang dimaksud kepala ular ? Ibrani 2 : 14 Oleh kematian Yesus, Ia menghancurkan kuasa maut. Sehingga istilah kepala ular ialah kuasa maut. Kenapa kuasa maut harus dihancurkan ? setelah manusia berbuat dosa, maka kematian menjadi bagian dari manusia. Dalam perjanjian lama, semua orang yang mati masuk ke dalam kerajaan maut. Dalam wahyu, kerajaan maut akan dibuang ke neraka. Yudas 1 : 9 Setelah Musa mati, iblis dan malaikat bertengkar soal mayat Musa. Setelah Musa meninggal dunia, Malaikat Mikhael datang untuk mengambil mayat Musa. Iblis protes karena kematian adalah haknya. Henokh dan Elia diangkat ke Surga, iblis tidak protes. Tetapi karena Musa diangkat setelah mati, iblis protes sebab kematian adalah hak iblis. Itulah sebabnya Yesus datang untuk menghancurkan kerajaan maut dan mengeluarkan orang orang kudus di dalamnya. Tetapi untuk melakukan hal itu tidaklah mudah. Ia harus berperang dahulu dengan iblis. Begitu hebatnya sampai terjadi gempa bumi ( Matius 27 : 50-51) dan pada akhirnya Yesus menang dan iblis kalah. Buktinya ialah orang orang kudus yang terkurung dalam kerajaan maut, bangkit ( Matius 27 : 52). Dengan diambilnya kuasa maut dari setan, maka setan dan kerajaan maut tidak berkuasa lagi atas orang orang percaya. Itulah sebabnya Alkitab berkata bahwa kita adalah lebih dari orang orang pemenang. Kita menjadi pemenang karena Yesus yang berperang habis habisan melawan setan 2000 tahun yang lalu. Keslamatan yang Yesus kerjakan melalui peperangan yang dasyat. Untuk memberikan keslamatan kepada manusia, Yesus harus melewati pertempuran yang dasyat yang mengakibatkan bumi bergoncang. Oleh karena itu hargailah pengorbanan-Nya.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||||||||||||||||||||||||



























Firman Tuhan : 1 Petrus 1 : 20