tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 52 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 151 |
![]() | bulan ini | 688 |
![]() | total | 36829 |
renungan
database
galery foto
waktu
| Persembahan terbaik |
|
|
|
|
Elia adalah manusia biasa tetapi ia telah berdoa dengan sunguh-sungguh dan disertai dengan iman dan pengharapan kepada Tuhan sehingga Ia mengabulkan permohonannya. Paulus dan Silas ketika ditempatkan di dalam penjara yang paling dalam, mereka pun berdoa dengan sungguh-sungguh dan terjadilah gempa bumi sehingga belenggu yang mengikatnya terputus. Elia berdoa hingga 7 kali kepada Tuhan supaya hujan turun. Awalnya belum ada tanda-tanda hujan. Elia berdoa dan berdoa hingga 7 kali dan pada akhirnya bujangnya melihat ada awan kecil sebesar telapak tangan (1 Raja-Raja18:44). Sesuatu yang kecil tetapi apabila dengan iman dan doa yang sungguh-sungguh maka akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.Mungkin kita hanya orang kecil dan biasa-biasa saja, tidak memiliki pendidikan yang tinggi atau harta yang banyak tetapi apabila kita berdoa dengan sungguh-sungguh maka Tuhan akan menjadikan kita menjadi orang yang luar biasa. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Bila Ia yang mengangkat kita maka tidak ada yang bisa merendahkan kita. Elia manusia biasa, sama seperti Saudara dan saya. Elia bukan superman tetapi ia mempunyai pengharapan di dalam Tuhan. Selain doa dan iman yang ia miliki, ada sesuatu yang telah Elia lakukan untuk Tuhan sehingga doanya di dengar Tuhan. Elia telah memperbaiki mezbah Tuhan yang telah diruntuhkan dan mengambil 12 batu menurut jumlah 12 suku bangsa Israel. Saat itu, air merupakan benda yang sangat langka dan Elia meminta agar dituangkan di atas korban bakaran dan ke atas kayu api. Elia telah melakukan terlebih dahulu yang terbaik untuk Tuhan yaitu memberikan air dimana saat itu air merupakan benda yang langka. Ia mempersembahkan air tersebut untuk Tuhan dan kemudian Allah mengganti air Elia dengan hujan yang luar biasa. Dalam 1 Korintus 15:58,"8 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia". Banyak kali kita berkata kepada Tuhan, " ini milik saya, ini hak saya". Kita bahkan tidak memberikan yang terbaik kepada-Nya sehingga kita tidak menggetarkan hati Tuhan untuk menolong kita. Persembahan janda miskin merupakan persembahan yang terbaik sebab ia memberikan seluruh nafkahnya untuk Tuhan (Markus 12:41-44). Saudara, marilah kita memberikan kepada Tuhan yang terbaik dari yang kita miliki maka Ia akan menjamin seluruh kehidupan kita.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |



























Firman Tuhan : Yakobus 5 :17-18 (oleh Pdt. Yohanes Limuria)