|
Firman Tuhan : Yosua 2 :1-7
Pelayan Firman : Pdt. Yohanes Limuria Untuk merebut Kota Yerikho, Yosua mengirim 2 orang pengintai untuk melihat bagaimana keadaan kota itu sesungguhnya dari dalam. Ternyata kedua pengintai itu singgah di tempat perempuan yang bernama Rahab. Ia ternyata adalah pelacur. Tentunya kabar ini ketika diceritakan di Bangsa Israel merupakan hal yang menjijikkan tetapi hal ini harus diberitakan.
Mengapa mereka tidak senang dengan Rahab ? Rahab adalah seorang perempuan dimana saat itu kedudukan perempuan di dalam masyarakat merupakan orang kelas dua. Ketika pengintai itu datang, tentulah orang-orang disekitar Rahab mengetahui dan memberitahukan kepada raja bahwa ada orang asing yang datang. Ketika raja meminta untuk dikeluarkan orang itu, Rahab membela pengintasi tersebut dengan cara menyembunyikannya di atas sotoh rumah dan mengatakan kepada raja bahwa kedua orang asing tersebut telah pergi. Ini merupakan keputusan yang berat sebab bisa saja nyawa Rahab itu sendiri taruhannya. Bila ada orang lain yang tahu apa yang telah dilakukan Rahab maka pastilah Rahab dijatuhi hukuman mati. Rahab adalah orang fasik dimana orang fasik tidak percaya kepada Tuhan. Rupanya walaupun ia adalah orang fasik, ternyata Rahab takut dan gentar terhadap kedahsyatan Tuhan. Yosua 2:9-11," Aku tahu, bahwa Tuhan telah memberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa kengerian terhadap kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini gemetar menghadapi kamu. 2:10 Sebab kami mendengar, bahwa Tuhan telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas. 2:11 Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab Tuhan, Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah." Rahab seorang pelacur. Ia dianggap tidak berarti sama seperti kita orang yang hidup di dalam dosa. Yesus rela datang ke dunia untuk menebus hidup Saudara dan saya. Yesus memerdekakan kita dari hukuman dosa. Ia juga mampu menyelamatkan pekerjaan kita, keluarga kita dan masa depan kita.
Saudara, marilah mengikut Yesus sebagai keputusan kita, Tuhan memberkati.
|