|
Firman Tuhan : Yohanes 5 : 1-9
Pelayan Firman : Pdt. Yohanes Limuria Banyak kali dalam kehidupan kita sering mengalami kemacetan. Baik dalam rumah tangga, pekerjaan dan masa depan. Seperti mesin motor yang dipakai tetapi tiba - tiba macet dan tidak bisa jalan. Ada orang yang ingin naik gaji tetapi gajinya tidak naik naik juga. Ada pula orang yang ingin cari jodoh tetapi kelihatannya orang yang dinanti nanti belum kunjung datang. Hal inilah yang dialami oleh orang lumpuh selama 38 tahun yang berbaring di tepi kolam Bethesda.
|
|
selengkapnya
|
|
|
Firman Tuhan : Bilangan 14 : 22-25
Pelayan Firman : Pdt. Yohanes Limuria Bangsa Israel telah berkali kali tetap saja mengeraskan hati dan berontak kepada Tuhan. Seringkali kita pun mengalami hal yang demikian. Kita telah melihat pertolongan Tuhan berkali kali tetapi kita pun sering berontak dan ingin lari dari Tuhan. Dalam bacaan kita di ayat 22, telah 10 kali bangsa Israel berontak kepada Tuhan maka Ia pun penghukumnya dengan cara semua generasi pertama tidak akan masuk ke Tanah Kanaan selain Yosua dan Kaleb.
|
|
Read more...
|
|
Firman Tuhan : Yosua 2 :1-7
Pelayan Firman : Pdt. Yohanes Limuria Untuk merebut Kota Yerikho, Yosua mengirim 2 orang pengintai untuk melihat bagaimana keadaan kota itu sesungguhnya dari dalam. Ternyata kedua pengintai itu singgah di tempat perempuan yang bernama Rahab. Ia ternyata adalah pelacur. Tentunya kabar ini ketika diceritakan di Bangsa Israel merupakan hal yang menjijikkan tetapi hal ini harus diberitakan.
|
|
selengkapnya
|
|
|
Firman Tuhan : Kejadian 1:26 Pelayan Firman : Pdt. James Sitinjak Allah berfirman untuk menciptakan manusia segambar dengan Allah, artinya kehidupan manusia seluruhnya segambar dengan Allah. Namun rupanya iblis ingin merusak hubungan manusia dengan menjadikannya jauh dari Allah. Perkataan Iblis yang mempengaruhi manusia di dalam Kejadian 3:4-5 dimana dia mengatakan bahwa kita tidak mati tetapi akan menjadi sama seperti Allah".
|
|
selengkapnya
|
|
Firman Tuhan : Kejadian 45 : 5 Pelayan Firman : Pdt. Manahan Hutabarat Yusuf dianggap tidak berarti bagi kakak kakaknya tetapi Tuhan berkehendak lain. Dalam Kejadian 45 : 5 " Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu ". Ini dikatakan Yusuf kepada saudaranya. Apapun keadaan kita sekarang, jangan kita katakan bahwa kita tidak ada artinya.
|
|
selengkapnya
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>
|
|
Page 3 of 9 |