tanggal

Selasa, 07 Februari 2012

statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini57
mod_vvisit_counterkemarin99
mod_vvisit_counterminggu ini156
mod_vvisit_counterbulan ini693
mod_vvisit_countertotal36834
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto

database

galery foto

waktu


Pilihan kita PDF Print E-mail

pilihanFirman Tuhan : 2 Tawarikh 26 : 3 - 5

Pelayan Firman : Pdt. Aldi Massie

Ada banyak pilihan akhir akhir ini seperti asuransi, kartu kredit dll. Dengan adanya pilihan yang beraneka ragam dapat membuat orang bisa salah dalam melangkah. Ketika Tuhan menciptakan manusia di Taman Eden, Ia membuatnya dengan istimewa dan memberi keleluasaan dalam mengambil keputusan tetapi pada akhirnya mereka mengambil pilihan yang salah. Tuhan memberikan kehendak bebas untuk memilih mana yang baik dan mana yang tidak dan pilihan itu ada di tangan kita.

Dalam Alkitab, ada seorang raja yang bernama Uzia. Ia menjadi raja ketika ia masih berumur 16 tahun. Ia pun memerintah selama 52 tahun lamanya di Yerusalem. Di saat ia masih remaja dan diangkat sebagai raja, ia memilih jalannya Tuhan sehingga semua usaha yang dia kerjakan menjadi berhasil. Uzia mencari Tuhan sama seperti ayahnya, Amazia.

Apa yang membuat Uzia berhasil di dalam segala usahanya ?

  1. Ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan (ayat 4). Uzia mencari kehendak Tuhan. ketika kita melakukan kebenaran Tuhan, segala sesuatu yang kita kerjakan pasti berhasil. Kemenangan kemenangan besar pun akan kita alami. Uzia mengalami banyak kemenangan terhadap segala musuh - musuhnya.
  2. Uzia mencari Allah (ayat 5). Ketika kita mencari Allah, di situ kita tahu bahwa Allah menolong umat-Nya tepat pada waktunya.
  3. Uzia mencari Allah dengan rasa takut (ayat 5). Ada banyak orang kristen yang datang ke gereja tetapi tidak memiliki rasa takut kepada Allah.

Tetapi sayangnya, ketika Uzia telah menjadi kuat dan terkenal (ayat 15) ia menjadi sombong dan melupakan Tuhan. Ia berubah setia kepada-Nya dan melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Akhirnya Uzia terkena penyakit kusta dan sampai pada akhir hidupnya ia diasingkan dan dikucilkan. Saudara, keberhasilan kita tergantung dari pilihan kita. Marilah kita mencari Tuhan dan melakukan kebenaran-Nya maka apapun yang kita kerjakan pasti berhasil

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."