tanggal

Selasa, 07 Februari 2012

statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini61
mod_vvisit_counterkemarin99
mod_vvisit_counterminggu ini160
mod_vvisit_counterbulan ini697
mod_vvisit_countertotal36837
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto
  • best foto

database

galery foto

waktu


Berharap Kepada Allah PDF Print E-mail

Pelayan Firman : Pdt. Heri

Firman Tuhan : Mazmur 42 : 6

Pemazmur berkata agar kita berharap hanya kepada Allah. Pengharapan kepada Allah sungguh indah dan tidak mengecewakan. Pengharapan kepada manusia hanya sia sia dan bersifat sementara tetapi di dalam Tuhan, kita menemukan pertolongan.

Mungkin saat ini kita datang dengan masalah ekonomi, rumah tangga, pekerjaan dll tetapi kita tahu bahwa hanya ada satu penolong bagi kita yaitu Yesus. Mazmur 130 : 5-6, kita berharap kepada Tuhan seperti pengawal yang mengharapkan pagi yaitu berharap agar ia dapat menyelesaikan pekerjaannya. Allah adalah Allah yang setia, setia untuk menolong kita, memberkati kita, menyediakan apa yang kita butuhkan. bapa kita di dunia saja memberikan yang terbaik buat anaknya, apalagi Bapa kita yang di Sorga.

Kenapa kita harus berharap kepada Allah ?

1. Kesanggupan Allah tidak terbatas dalam melakukan segala perkara apapun yang terjadi.

Kisah dari Abraham saat ia akan memperoleh keturunan. Abraham waktu itu berumur 99 tahun saat Allah menjanjikan keturunan kepadanya. Kejadian 17 : 1 "..Akulah Allah yang mahakuasa.." jangan kita ragukan kuasa Allah. Bila kita ragu, maka kita tidak akan memperoleh mujizat pertolongan dari Tuhan. Sebesar apapun masalah kita, Allah sanggup menolong kita. Jangan membuat beban yang kita pikul menjadi penghambat dalam kita bertemu kepada Tuhan.

2. Kasih Allah kekal adanya.

Yeremia 31:1, Kasih Allah tidak pernah berkesudahan untuk memberkati dan mencintai kita. Bukti nyata adalah melalui pengorbanan-Nya. Dia juga memberikan Roh Kudus untuk menemani kita dalam kehidupan kita saat ini. yang menjadi masalah adalah manusia yang mulai meninggalkan Tuhan.

3. Allah memiliki kerinduan untuk memenuhi kebutuhan kita.

Ketika kita mengiring Tuhan, bukan berarti kita dibiarkan atau ditelantarkan. Matius 7 : 7, Kesalahan kita adalah kita tidak meminta, tidak mencari bahkan tidak mengetok terhadap setiap permasalahan kita untuk datang kepada Tuhan. Bagaimana Tuhan mau menolong ? kita harus rajin berdoa, beribadah kepada Allah, maka Allah akan memperhitungkan apa yang telah kita berikan. Gunakan waktu yang terbaik untuk memuji dan memuliakan Tuhan.

4. Kesetiaan Tuhan.

Kesetiaan Allah menjadi dasar untuk kita berharap kepada-Nya sebab Dia adalah Allah yang setia dan tetap setia walaupun manusia tidak setia kepada-Nya. Kasih setia-Nya nyata dalam pengampunan-Nya. Bila Allah tidak setia, tidak mungkin kita ada hingga saat ini.

Seberapa banyak dari kita yang telah menerima pertolongan Tuhan ? ketika kita mulai diberkati, kadang kala kita mulai undur daripada-Nya. Tidak ada alasan bagi kita bila tidak berharap kepada Yesus. Ketika orang dunia mengandalkan harta mereka, jabatan mereka bahkan kepintaran mereka, mari kita hanya berharap dan mengandalkan Tuhan saja. Allah akan menyediakan semua keperluan yang kita butuhkan. Pengharapan kepada Allah adalah pasti dan tidak mengecewakan, lalu mengapa kita harus ragu kepada-Nya?

Comments
Add New Search
asep sunandar   |180.243.92.xxx |2011-01-15 10:09:10
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."