tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 58 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 157 |
![]() | bulan ini | 694 |
![]() | total | 36834 |
renungan
database
galery foto
waktu
| Yitro bertemu Musa |
|
|
|
|
Firman Tuhan : Keluaran 18 : 8 - 12 Pelayan Firman : Pdt. Daniel Pinto Dalam ayat yang kita baca menceritakan antara Yitro (mertua) dan Musa (menantu). Ketika mereka bertemu, Yitro menanyakan bagaimana keadaan Musa, lalu Musa menceritakan semua perbuatan Tuhan yang telah menolong Bangsa Israel dari tangan Firaun dan dari segala kesusahan yang mereka alami. Ketika Yitro dan Musa bertemu, mereka menceritakan tentang perbuatan, kehebatan, kebaikan, anugrah dan kasih setia Tuhan. Mereka bukan membicarakan hal duniawi. Pelajaran yang bisa diambil adalah marilah kita selalu membicarakan kasih Tuhan yang telah kita alami kepada siapapun, tidak berbicara tentang gosip atau hal yang tidak bermanfaat. Ketika Musa menceritakan semua karya penyelamatan Tuhan kepada Yitro, Musa memberi nasehat, pandangan, informasi kepada mertuanya dan mertuanya pun mendengar. Suatu hubungan yang harmonis antara mertua dan menantu, tak jarang kita melihat saat ini dalam kehidupan sehari hari dimana hubungan antara mertua dan manantu sering bertengkar. Yitro mau mendengarkan perkataan Musa karena Yitro melihat ada sesuatu yang baik pada diri Musa. Mari kita sebagai orang percaya memiliki sikap yang baik sehingga orang lain yang mendengar dari perkataan kita, mendapat sukacita. Kita menjadi teladan dan panutan bagi orang orang disekitar kita, menjadi surat yang terbuka sehingga orang lain melihat karya penyelamatan dan kasih Yesus dalam diri kita. Setiap tindakan yang kita ambil, harus berhati hati dan tidak ceroboh. Tuhan mengatakan kepada Yosua, bahwa ia harus merenungkan Firman Tuhan siang dan malam dan bertindak hati hati ( Yosua 1 : 8). Ketika Yitro mendengar bahwa Tuhan telah menolong Bangsa Israel dari kesusahan dan penderitaan, Yitro merasa senang dan bersukacita karena Tuhan menolong dan meluputkan umat-Nya. Yitro pun memuji, menyembah dan memuliakan Tuhan yang hebat dan dasyat. Selanjutnya Yitro mempersembahkan korban bakaran dan korban sembelihan bagi Tuhan. Orang yang menerima Firman Tuhan dengan sukacita, akan mempersembahkan apa saja yang terbaik yang dimilikinya untuk Tuhan dan Yitro telah melakukannya.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |


























