tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 57 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 156 |
![]() | bulan ini | 693 |
![]() | total | 36834 |
renungan
database
galery foto
waktu
| mengucap syukur |
|
|
|
|
Pelayan Firman : Pdt. Yulius Bobane Kitab Mazmur diawali dengan kalimat " berbahagia orang ". Semua orang pasti ingin hidupnya bahagia. Kebahagiaan tidak selalu diukur dengan materi / uang. Orang fasik adalah orang yang sering menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya. Dengan mengucap syukur senantiasa maka itulah yang dinamakan yang berbahagia. Kadang kala gembala membawa domba peliharaannya ke dalam lembah atau ke atas gunung. Lembah berbicara tentang kesedihan, sakit penyakit dan pergumulan. Pemazmur mengatakan bahwa gada dan tongkat Tuhan lah yang menghibur kita," Mazmur 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku " Bangsa Israel dipimpin Tuhan selama di padang gurun. Namun ada janji Tuhan bahwa Ia akan menyertai kita. Yosua 1 : 8 " Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung." Kadang kala Tuhan mengijinkan kita mengalami kekurangan. Tetapi Paulus berkata, segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. dalam ayat 2, orang yang berbahagia adalah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, apa saya yang dikerjakan pasti berhasil Allah memberikan hikmat dan pengetahuan kepada orang yang merenungkan Firman Tuhan siang dan malam. Marilah mengucap syukur dalam segala hal.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |



























Firman Tuhan : Mazmur 1 : 1- 3