tanggal
Selasa, 07 Februari 2012statistik






![]() | hari ini | 62 |
![]() | kemarin | 99 |
![]() | minggu ini | 161 |
![]() | bulan ini | 698 |
![]() | total | 36839 |
renungan
database
galery foto
waktu
| Sisa Bangsa Israel |
|
|
|
|
Firman Tuhan : Zefanya 3:13 (Pdt. Rasgo Porayow) Dalam pembacaan kita, terdapat sisa Bangsa Israel yang luput dari serangan Nebukadnezar. Orang yang luput ini adalah orang Israel yang rendah hati dan tidak sombong. Mereka lalu meminta Yeremia untuk berdoa kepada Tuhan tentang apa yang harus mereka lakukan. Berhari-hari Yeremia berdoa dan meminta petunjuk kepada Tuhan dan ternyata jawaban-Nya baru datang di hari kesepuluh. Ini mengajarkan kepada Bangsa Israel dan kita bahwa diperlukan kesabaran untuk menunggu jawaban Tuhan. Jawaban-Nya ada di Yeremia 42:10 yaitu : " Jika kamu tinggal tetap di negeri ini maka Aku akan membangun dan tidak akan meruntuhkan kamu, akan membuat kamu tumbuh dan tidak akan mencabut kamu; sebab Aku menyesal telah mendatangkan malapetaka kepada-Mu". Ada perhatian besar dari Tuhan untuk sisa Bangsa Israel tetapi dengan syarat yaitu tetap setia di dalam Tuhan. Memang tidak mudah untuk mempertahankan kesetiaan. bangsa Israel ketika berada di tengah-tengah kesukaran, mereka setia kepada Tuhan tetapi ketika sudah diselamatkan dan diluputkan dari bahaya, ternyata kesetiaan mereka menjadi luntur. Apa yang mempengaruhi Bangsa Israel sampai tidak mau menerima kebenaran yang disampaikan oleh nabi-nabi ? Salah satu yang mempengaruhi adalah mereka lebih percaya kepada kebenaran mereka sendiri daripada kebenaran Hukum Taurat (Roma 9:30-33). Disaat manusia berusaha membangun kebenaran sendiri, iblis menyusup kebenarannya. Matius 16:23," Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus:"Enyahlah iblis..". Ternyata Petrus tidak menyadari bahwa perkatannya berasal dari iblis. Kebenaran manusia yang digabung dengan kebenaran iblis akan menghasilkan takhayul. Bukankah di sekitar kita ada takhayul-takhayul ? Banyak orang Kristen yang masih percaya akan hal itu. Contohnya ada takhayul angka 13 atau angka sial. Ada hotel yang tidak ada kamar nomor 13. Contoh kedua takhayul adalah banyaknya orang kristen yang percaya kepada Feng-shui. Contoh lain adalah percaya kepada kucing hitam yang mengkaitkan dengan keburukan atau ilmu sihir. Di Jepang, ada beberapa orang yang percaya kepada patung kucing emas yang memberikan keberuntungan. Biasanya diletakkan di toko dengan posisi duduk sementara salah satu tangannya melambai-lambai. Paulus pernah berkata dalam 1 Timotius 4:7," Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua". Saudara, marilah kita agar menjauhkan diri dari takhayul, lebih dekat dan setia kepada Tuhan sehingga berkatnya melimpah di dalam kehidupan kita. Tuhan memberkati.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |


























